Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fiction

Mereka Bilang Bapakku Gila

Udara berhembus cukup kencang ketika aku sampai di tempat ini. Sebuah tempat peristirahatan yang tidak pernah kudatangi sejak lima tahun silam di hari pemakaman bapak. Pohon beringin yang telah tumbuh sebelum aku lahir masih berdiri gagah di antara pohon-pohon kamboja yang sedang tidak berbunga. Ya, tepat di bawah pohon itulah aku perlahan mengarahkan langkahku. “Bapak, aku datang.” Bisikku di hadapan gundukan tanah dengan papan kayu berukiran nama ‘ Bhanu Wijoyo bin Pramono ’. Mataku terasa menghangat, menahan air mata. Masih sangat jelas di ingatanku, sebuah memori ketika aku berlari ketakutan lima tahun silam karena bapak yang tiba-tiba berteriak-teriak seperti orang kesurupan. Ibu menangis sambil mencoba menenangkan. Beberapa tetangga datang ke rumah, sebagian mencoba menolong, dan yang lain hanya menonton. Sedangkan aku, menyembunyikan ketakutanku dengan memeluk adikku yang masih berusia lima tahun kala itu. Beberapa kyai didatangkan ke rumah untuk mengobati bapak. Setiap mal...

Sebongkah Kenangan di FMIPA

Cerita pendek ini dibuat untuk diikutsertakan dalam lomba menulis cerpen "PORSEMA", Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang tahun 2017. Dan secara mengejutkan meraih juara pertama. *** “Kamu tahu gak apa yang paling menyenangkan dari hujan?” tanyamu. “Melihat tanaman-tanaman seolah mereka bahagia karena mandi hujan.” Kataku, setidaknya itu yang kubayangkan saat melihat hujan. “Salah.” Jawabmu. Aku berpikir jawaban apa yang sebenarnya kamu inginkan. “Hawa sejuk saat hujan turun?” aku melirikmu dan kamu menggeleng, seolah meremehkan jawabanku. Aku menyebutkan satu per satu hal-hal baik yang terpikirkan olehku tentang hujan.  “Aroma tanah yang tercium ketika hujan turun. Kenangan yang dibawa oleh hujan, kenangan sama mantan?” Jawaban terakhir membuatku melirik selidik terhadapmu, kamu tertawa.