Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Sebongkah Kenangan di FMIPA

Cerita pendek ini dibuat untuk diikutsertakan dalam lomba menulis cerpen "PORSEMA", Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang tahun 2017. Dan secara mengejutkan meraih juara pertama. *** “Kamu tahu gak apa yang paling menyenangkan dari hujan?” tanyamu. “Melihat tanaman-tanaman seolah mereka bahagia karena mandi hujan.” Kataku, setidaknya itu yang kubayangkan saat melihat hujan. “Salah.” Jawabmu. Aku berpikir jawaban apa yang sebenarnya kamu inginkan. “Hawa sejuk saat hujan turun?” aku melirikmu dan kamu menggeleng, seolah meremehkan jawabanku. Aku menyebutkan satu per satu hal-hal baik yang terpikirkan olehku tentang hujan.  “Aroma tanah yang tercium ketika hujan turun. Kenangan yang dibawa oleh hujan, kenangan sama mantan?” Jawaban terakhir membuatku melirik selidik terhadapmu, kamu tertawa.

Pengorbanan Anak Pertama

Aku merasa memiliki imajinasi yang tinggi sejak kecil. Hobiku adalah berkhayal. Kegiatan yang sering kulakukan dalam mendukung hobiku adalah berbicara dengan bayanganku sendiri di depan kaca. Berlagak menjadi tokoh dalam khayalanku, dalam sehari aku bisa menjadi tiga sampai tujuh pribadi yang berbeda dalam sehari. Ya, tentu saja itu hanya berlaku untukku di depan kaca, di dalam kamar, dan sendirian. Aku tidak siap disebut aneh atau lebih parahnya lagi gila kalau ada orang yang mengetahui kebiasaanku, termasuk orang tuaku.